Manfaat Brotowali Untuk Mencegah Berbagai Serangan Penyakit

Manfaat Bratawali Untuk Mencegah Berbagai Serangan Penyakit | Bratawali, brotowali, atau akar aliali adalah tanaman obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar di hutan. Rebusan batangnya yang terasa sangat pahit biasa dijadikan obat rematik, mengurangi gula darah, menurunkan panas, dan membantu mengurangi gejala kencing manis. (dilansir id.wikipedia.org)

Manfaat Bratawali Untuk Mencegah Berbagai Serangan Penyakit

Di Indonesia, selain dikenal dengan nama bratawali, tanaman ini juga dikenal dengan nama daerah andawali, antawali, putrawali atau daun gadel. Klasifikasi dari tanaman ini termasuk kedalam famili tanaman Menispermaceae. Tanaman ini kaya kandungan kimia antara lain alkaloid (berberina dan kolumbina yang terkandung di akar dan batang, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, hars, berberin, palmatin, kolumbin (akar), kokulin (pikrotoksin).

Manfaat Bratawali Untuk Mencegah Berbagai Serangan Penyakit


Penambah nafsu makan
Nafsu makan adalah sebuah situasi dimana terjadi sistem pengaturan internal tubuh buat memenuhi kebutuhan energi & gizi pada tubuh. Saat nafsu makan menurun atau bahkan hilang, maka tubuh kehilangan energi. Apabila syarat ini terus berlanjut, dapat menyebabkan penyakit berfokus, dan jangka saat yang usang, tubuh beresiko mengalami malnutrisi. Untuk mengatasi hal tersebut, kami mampu mengkonsumsi vitamin penambah nafsu makan atau ramuan tradisional berdasarkan bahan alami brotowali.

Anti tumor
Seorang pakar tumor yang asal dari India, paa tahun 1998 mengadakan uji coba pada seekor tikus dengan memakai ekstrak brotowali. Hasilnya menampakan bahwa manfaat brotowali mempunyai sifat sitotoksik terhadap kanker serviks yg hampir sama dengan obat yg digunakan buat mengatasi tumor. Sementara itu penelitian pada manusia memberitahuakn bahwa ekstrak brotowali dapat mengobati kanker hati.

Membantu penyembuhan luka
Brotowali mengandung alkaloid barberin & columbina yg berfungsi sebagai pembunuh bakteri pada luka. Penggunaan brotowali dalam hal penyembuhan luka adalah dengan menumbuk beberapa lbr daun brotowali kemudian ditempelkan pada luka. Selain itu, mencuci luka dengan rebusan btg brotowali pula dapat menyembuhkan luka.

Menyembuhkan penyakit kulit
Penyakit kulit seperti kudis (scabies) adalah gangguan kulit yang tentu saja sangat mengganggu penampilan kita. Selain itu, scabies adalah jenis penyakit yang menular, baik secara pribadi juga melalui mediator lain. Untuk mengatasi hal tersebut kita mampu memanfaatkan brotowali sebagai alternative pengobatannya.

Mengobati diare
Untuk mengatasi gangguan diare, mengkonsumsi air rebusan brotowali secara rutin dianggap sanggup membantu meredakan keluhan diare. Hal ini dikarenakan brotowali mempunyai pengaruh menghentikan pertumbuhan salmonella typhi yaitu bakteri penyebab diare. Pengobatan herbal buat diare lainnya, di bisa berdasarkan :

Menurunkan demam
Kandungan antipiretik & analgesik yg terdapat pada manfaat brotowali, sanggup membantu buat menurunkan demam. Caranya adalah menggunakan mengkonsumsi hasil rebusan batang brotowali yg telah dicampur dengan madu. Madu berfungsi buat mengurangi rasa getir berdasarkan air rebusan tersebut.

Penyembuhan rematik
Rematik atau pada bahasa medis dikenal menggunakan rheumatoid athritis (RA) merupakan peradangan sendi yang ditimbulkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh dalam waktu melawan virus, bakteri, dan fungi pada tubuh kita. Cara alami buat mengobati gangguan ini antara lain, merupakan dengan rutin mengkonsumsi ½ gelas hasil rebusan batang brotowali segar sebesar 2 kali dalam sehari. Lakukanlah hal tadi secara rutin buat menerima hasil yg maksimal .

Mengobati gatal-gatal
Gangguan gatal kulit ini biasa menyerang kita. Sensasi yang disebabkan menciptakan kita ingin selalu menggaruknya. Tetapi bila hal tadi kita lakukan, maka mampu menyebabkan iritasi, luka, juga lecet dalam kulit. Cara mengatasi hal tadi secara tradisional adalah dengan berendam pada air hangat, hasil rebusan dari daun brotowali yg dicampur dengan belerang. Lakukan selama sekitar 20 mnt.

Mencerahkan kulit paras
Bagi sebagian orang yang lebih memilih cara-cara alami buat merawat kecantikan wajah, akan lebih memilih menggunakan ramuan herbal seperti output rebusan btg brotowali untuk mencuci muka. Hal ini terbukti menaruh pengaruh positif pada kulit wajah yaitu dapat menghilangkan noda-noda yg melekat pada wajah dan bisa menghilangkan warna kusam di paras. Daripada menggunakan produk-produk kecantikan yg justru mampu mengakibatkan pengaruh yang tidak diinginkan nantinya.

Merangsang kerja urat saraf
Kandungan zat pikroretin yang memberikan sensasi rasa pahit pada flora brotowali, bisa berfungsi buat merangsang kerja urat saraf pada saluran pernafasan. Hal ini bisa menurunkan suhu tubuh yg panas.

Memberi impak menenangkan
Sebuah penyelidikan yg dilakukan pada seekor tikus yg diberi ekstrak brotowali menunjukkan bahwa ramuan ekstrak brotowali bisa menaruh imbas menenangkan pada hewan tadi. Hal ini seiring dengan digunakannya ektrak brotowali menjadi obat penyakit jiwa pada negara Filiphina.

Mengobati sakit punggung & pinggang
Di propinsi Bali, tumbuhan brotowali dimanfaatkan menjadi obat gosok yg dianggap sanggup mengobati sakit punggung juga sakit pinggang. Caranya adalah menggunakan mengoleskan hasil tumbukan brotowali pada pinggang atau punggung yg terasa sakit.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *